Sempit
namun luas
Diam,
tenang, dan damai
Terduduk
seorang lelaki yang menjaga dunia itu
Diam
suaranya, tapi imajinasinya tak berhenti bicara
Aku
heran, lalu tertarik
Sebuah
toko buku bekas kecil yang berdiri di sisi jalan
Rak
dari kayu tua, novel klasik lusuh, dan buku-buku tipis yang menguning karena
sangat lama diacuhkan
Aku
iri, waktunya habis dimakan buku-buku karya orang hebat
Sedangkan
aku, waktuku habis dimakan buku tak bermakna dan tak bercerita tentang kehidupan
Sekali
dalam seminggu aku menyempatkan datang untuk membeli
Sekali
dalam seminggu membuat buku-buku itu berjiwa
Tuhan,
terimakasih telah jatuhkan dunia bekas nan damai ke dunia asli ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar